Archive for September, 2006

TeRulAng Lagi

Tuesday, September 19th, 2006

Terulang
tadi malam aku tak bisa tidur karena berpikir…
berpikir atas masa lalu , atas jejak-jejak masa lalu,
atas jejak jejak yang telah kutinggalkan diatas padang pasir dengan angin-angin tanpa arah…

tadi malam aku tidak bisa tertidur karena aku harus mengingat langkah-langkah yang tidak bisa kumengerti
langkah-langkah kaki yang tidak bisa sejalan dengan pikiran, langkah-langkah kaki yang harus mengikuti realita-realita…
,,,seperti berjalan dilorong sempit….

aku hanya bisa terdiam di malam-malam penuh kepalsuan…
aku hanya bisa terdiam ketika melihat taman-taman bunga mengering dan layu..
tak bisa tumbuh karena tak ada udara-udara harapan…

aku tidak bisa tidur karena mata sudah kering dengan air mata bau darah dan bau bangkai
aku tidak bisa tidur karena pikiranku dipenuhi oleh harapan dan penilaian orang orang narsis dan skeptis

kini aku disini kini aku menulis sedikiit kata-kata
didalam uraian tulisan kertas tisu lusuh:

“Wahai angin, wahai langit-langit hitam dengan awan-awan tanpa hujan…
apakah kau lihat harapan itu seperti cahaya ataukah noktah hitam?”..
“Apakah kau lihat harapan itu adalah cela bagi para pendusta, bagi para pecundang?”
“Doa para pecundang hanyalah kepalsuan bagi realita…”
“Aku ingin melangkah ..seperti layaknya langkah-langkah hewan kecil yang baru dilahirkan oleh sang induk yang sayang padanya”..

“Aku ingin langkahku dipenuhi daun-daun yang menguning karena sudah waktunya untuk musim gugur, karena sudah waktunya kami melihat harapan-harapan baru,”….
” …meskipun kami harus melewati musim dingin,…meskipun kami sudah melewati musim berbunga”….

“Daun-daun hitam dimasa lalu yang ditiupi angin-angin tanpa arah, kini tersimpan di dalam gubuk-gubuk kelam seorang pengembara tua”…

“Semuanya tinggal senyum, semuanya tinggal cerita , semuanya tinggal kenarsisan orang tua…aku berharap untuk menjadi muda dan bisa terus melangkah dengan impian-impian setinggi langit”…

Cih…

cinta

itu

hanya

untuk

pemimpi….

===========
sedikit kutipan dari folder “musik puisi jek….”