Archive for February, 2006

Mencari Cahaya

Monday, February 27th, 2006

Gelap_2

19.00

Langkah kaki membawaku sedikit dekat pada kegelpan malam yang masih bermega,

22.00

Seluruh badanku yang masih tertutup pakaian hitam semakin meleburkan diri dengan ketidaktampakkan…namun memang itu yang aku inginkan…dalam dunia yang gelap…ku merasa wujud hitamku dalam kegelapan  seolah  menjadi udara yang terhirup oleh makhluk berwarna….

setelah menit berlalu…aku mulai membayangkan sedikit saja harapan yang masih tersimpan….dalam gelapku, dalam keheningan malam, aku sisihkan sedikit hati yang sedang mengering…agar sosok embun bisa membasahinya….sosok embun yang datang dari langit bekabut…

dalam kegelapan…cahaya adalah utama…sedikit saja..dia akan menjadi pembeda…sedikit saja dia akan memberi penglihatan..memberi tempat untuk kuraba….warna-warna yang tersimpan di dalam gelap hanya akan menjadi pengecut-pengecut yang terpantulkan cahaya..mereka akan berwarna cahaya datang…selebihnya mereka akan ikut-ikutan gelap….

24.00

Bias cahaya bintang menerobos celah-celah jendela malam…

aku sedikit menatap ke atas…di dalam ruangan yang tak kutahu dimensinya…

ku tahu tidak berada di langit yang membuatku seolah melayang…

ku tahu masih menapak di tanah..

01.00

malam yang tersisa…biarkan aku memanjakan diri dalam kegelapan…biarkan aku mendekatkan diri pada cahaya pagi yang akan menjelang…

biarkan aku menjadi gelap dalam terang..

biarkan aku menjadi hitam dalam gelap…

karena yang kuinginkan saatini…adalah pagi yang slalu menjelang…setelah kegelapan….

Tulisan Terpedas Untuk Penjajah

Monday, February 13th, 2006

APA YANG INGIN KAU KATAKAN PENGECUT? KATAKAN SAJA..MENGAPA HARUS BERKATA TENTANGKU DI BELAKANG MATAKU, DI DEPAN PUNGGUNG KU DAN DIDEPAN TATAPAN KEBINGUNGAN ORANG LAIN?…

PERCUMA KAU KATAKAN BUSUK PADA PUNGGUNGKU DAN PADA MATA ORANG-ORANG BAIK, KARENA PUNGGUNGKU SEDANG KOKOH MENOPANG BERDIRIKU, DAN MATA MEREKA SEDANG MEMAHAMI BUSUKMU

ANDAIKAN PARFUM TIDAK MENUTUPI BAU HATIMU, TENTUNYA MEREKA AKAN MENJAUHI HATIMU, BAHKAN DIRIMU, KARENA APA YANG KAU KATAKAN, HANYALAH KEBUSUKAN, APA YANG KAU LAKUKAN, HANYALAH MINYAK BAGI API AMARAHKU, DAN APA YANG KAU RENCANAKAN, HANYALAH KEHANCURAN BAGI TANAH YANG KAU PIJAK.

UNTUK RAMBUT-RAMBUT YANG TERBASAHI MINYAK TIAP PAGI, TENTUNYA AKAN MENJADI AROMA PEMIKAT KATA-KATA BERKAITMU, TAK BEDA SEPERTI SETAN YANG SEDANG MEMBUJUK ADAM DENGAN KATA-KATA KOSONG, SEHINGGA ADAM TERHEMPAS DARI REALITA SURGA..

KATA-KATA DAN NIAT JAHATMU ADALAH ASAH BAGIKU..JANGAN KAU KIRA BAHWA KATA-KATA BUSUKMU ADALAH PEDANG. KATA-KATAMU ADALAH ASAH BAGI SELURUH JIWAKU. KARENA PADA SAATNYA, AKAN KUBELAH HATIMU, KUPERAS SEHINGGA SELURUH SETAN YANG TERSERAP DALAM HATIMU AKAN SEMANGAT MENGGEROGOTI TUBUHMU, DAN KAU AKAN TERIAK SEPERTI SETAN YANG TERBAKAR…DAN SAAT ITU KAU HANYA AKAN MELIHAT SENYUMKU

fiuh..

amarah yang datang seperti satu paket korek dengan satu jerigen minyak tanah…dan seperti ada yang memberiku dengan tersenyum…dan berkata "Bakar saja dia"…sebenarnya alam bawah sadarku sudah mulai tergerak untuk membakar apa yang menyerangku…namun akal ku yang berputar merencanakan hal lain yang menurutku akan lebih baik…

kesalahanku telah kupahami,..namun ada saja yang berusaha memotret jejak hitamku dan memamerkannya sebagai sebuah karya seni sehingga orang -orang terbuai dengan rasa takut atau hiburan saat melihat foto-foto jejak itu…shingga melihatku sebagai sosok gelap yang berjejak hitam…oh Tuhan…saat ini aku hanya sanggup menatap ke atas..tempat DiriMu bertahta….

apa yang harus kulakukan dengan orang-orang seperti itu..yang jauh lebih menakutkan dari pekerjaan penggali kubur, karena dia adalah setan yang setara..setan berwujud manusia…

tak akan kubiarkan..walau sedepa…setan manusia itu menjajah diri lagi seraya tersenyum… karena pedang ini sudah terlalu tajam bila hanya untuk membelah hatinya…

hingga sesaat lagi aku bisa berkata

"wahai pedang yang terhunus, berkatalah pada dunia”

”engkau tercipta bukan untuk terlihat, tapi berkelebat"

"belahlah apa yang harus kaubelah, karena engkau adalah bagian langkahku"

"yang tidak terlihat, yang berkelebat, namun mampu membelah semua penghalang"

"katakanlah, rasakan lah apa yang kurasa dahulu, karenamu aku bisa tajam dan perih untukmu"….

GOD I NEED YOU

Friday, February 3rd, 2006

Helpme_2

HUH…
pusingnya ngelayanin kepala yang lagi spanneng (kejang otak)
bukan karena banyak yang dipikirin
tapi karena terlalu banyak yang gak kepikir…tolol kan..

HUH..
sekarang seperti berdiri di fly over jembatan tomang
di jembatan tingkat 3 nya..
banyak bus yang gede tanpa tenaga maksain naek..
dan mobil-mobil di belakangnya yang terkena semprotan asep item polusi..
dan aku berdiri di samping jembatan itu…
ga perlu aku mikirin hal sumpek seperti truk polutor ini…
tapi aku serasa berada di atas jembatan itu..

HUH..
terlalu banyak rencana..
terlalu sedikit pelaksanaan
terlalu banyak solusi yang terpikir
terlalu sedikit solusi yang terlaksana

HUH..
horison itu selalu jauh terlihat..
ketika kita berada dibawah
namun itu lebih baik
daripada kita berada dilangit..namun menjauhi horison…

Tuhan..
aku serasa terlupakan realita
karena aku terlalu erat mendekap intan titipanMu
aku ingin mengantarkannya ke singgasanaMu…